Soal Dukungan, Arema Masih Buram

Anda harus dapat menemukan beberapa fakta yang sangat diperlukan tentang
dalam paragraf berikut. Jika ada setidaknya satu fakta anda tidak tahu sebelumnya, bayangkan perbedaan itu bisa membuat.
MALANG - Kendati masih diliputi ketidakjelasan di tubuh manajemen, Arema FC bakal tetap berangkat ke arena Kongres PSSI di Solo, 9 Juli nanti. Pihak yang mewakili Singo Edan adalah manajemen versi Rendra Kresna, yang rencananya diwakili Media Officer Sudarmaji.

Rendra Kresna sendiri hadir dalam kongres sebagai anggota Komite Normalisasi (KN). Sayang hingga kini belum terkuak ke mana dukungan Arema bakal mengarah, karena Rendra sendiri masih enggan menyebut nama.

"Kita lihat situasinya lebih dahulu. Nanti dari sejumlah calon yang masuk akan kita pilih yang sesuai dengan visi Arema. Sejauh ini belum ada nama tertentu yang kita dukung," ungkap Rendra.

Secara garis besar, dijelaskannya, Arema menginginkan perubahan sepakbola nasional ke arah yang lebih baik. Selain perbaikan kualitas kompetisi di semua tingkatan, juga prestasi tim nasional. Selain itu juga memunculkan solusi bagi klub yang kesulitan pendanaan.

Selama ini klub-klub masih kesulitan berdiri secara mandiri karena belum ada konsep memadai dari otoritas sepakbola nasional. Bahkan beberapa klub di Jawa Timur sempat mengalami krisis finansial hebat. "Semoga ada solusi ke arah sana," ungkapnya.

Media Officer Arema Sudarmaji mengaku siap diserahi mandat sebagai wakil Singo Edan. Sebelumnya, saat Kongres PSSI di Pekanbaru, Rendra memberikan mandat kepada Pelaksana Harian Arema Abriadi Muhara.

Pengetahuan dapat memberikan keuntungan yang nyata. Untuk memastikan Anda mendapat informasi tentang
, terus membaca.

Lantas, bagaimana jika kubu M Nur kembali hadir dan mengaku sebagai wakil Arema? Sudarmaji tak ambil pusing. Baginya, Arema tetap berpegang pada keputusan KN yang masih mengakui kepengurusan Rendra.

"Silakan saja kalau ada pihak lain yang ikut kongres. Yang jelas kita sudah konfirmasi ke KN dan masih mengakui manajemen Arema yang lama. Undangan kongres juga sudah ada," tutur mantan wartawan ini.

Sudarmaji sendiri juga belum mengetahui siapa sosok yang bakal diusung Arema sebagai Ketua Umum PSSI. Kendati ada sejumlah nama yang mewarnai bursa, tim berlogo kepala singa tak mau terburu-buru menentukan pilihan.

Menurut Sudarmaji, nantinya pemilik suara tetap Rendra Kresna dan siapa yang dipilih juga tergantung keputusan Bupati Malang tersebut. "Saya hanya menjalankan mandat. Soal siapa yang akan dipilih, nanti ada instruksi lebih lanjut dari Pak Rendra," tandasnya.

Sama halnya seperti Arema, klub Indonesia Super League (ISL) lain yang belum menentukan dukungan adalah Persela Lamongan. Sebelumnya Laskar Joko Tingkir bersemangat dengan sosok George Toisutta (GT), begitu pula dengan sejumlah pemilik suara dari Jawa Timur lainnya.

Tapi setelah GT dilarang maju, Persela memilih wait and see. Artinya, "Kita lihat dulu siapa calon yang sesuai dengan aspirasi Persela. Kalau sejauh ini kayaknya masih samar dan belum kelihatan visi dan misinya," tutur Asisten Manajer Persela Yuhronur Efendi.

Agenda yang paling ditunggu Persela adalah solusi finansial klub terkait pelarangan penggunaan APBD untuk klub profesional. Sebagai klub yang disuplai APBD, Persela ingin ketua umum yang terpilih nanti bisa memberikan solusi finansial bagi klub. (msy)

Sebagai pengetahuan Anda tentang
terus tumbuh, Anda akan mulai melihat bagaimana
cocok ke dalam skema keseluruhan hal. Mengetahui bagaimana sesuatu berhubungan ke seluruh dunia juga penting.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar