Dubes AS dan RI Bahas Kerja Sama Komprehensif

Apakah Anda pernah bertanya-tanya apa sebenarnya dengan
? Informatif laporan ini dapat memberikan Anda wawasan tentang semua yang anda pernah ingin tahu tentang
.
JAKARTA - Hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) terus berkembang dari tahun ke tahun. Hubungan kedua negara kini ditandai dengan kerja sama komprehensif. Kerja sama komprehensif ini menjadi topik menarik yang disuguhkan dalam dialog yang dilakukan oleh Duta Besar Indonesia untuk AS Dino Patti Djalal dengan Dubes AS untuk RI Scot Marciel,melalui telekonferensi di @america di Pacific Place hari ini di Jakarta.

Menurut Dino Patti Djalal yang berbicara lewat telekonferensi dari Washington.DC, menilai indonesia memiliki banyak teman di Amerika dan bahkan diluar AS. Menurutnya kerja sama komprehensif adalah bentuk diplomasi baru yang tentunya perlu dibarengi dengan tantangan baru.

"Indonesia memiliki banyak keunggulan,hal inilah yang harus diutamakan dalam satu kerja sama," ungkap Dubes Dino Patti Djalal lewat telekonferensi bersama di  @america di Pacific Place  di Jakarta,jumat (15/7/2011) malam.

Apakah semuanya masuk akal sejauh ini? Jika tidak, aku yakin bahwa hanya dengan membaca sedikit lebih, semua fakta akan jatuh ke tempatnya.

Lebih lanjut Dino menambahkan bahwa warga Indonesia harus mengubah cara pemikiran untuk membuat kerja sama ini makin berhasil.

Selain itu, Dino juga menggambarkan bahwa hubungan antara Indonesia dengan AS saat sangat mudah,efisien dan lebih konstruktif. Sementara Dubes Marciel mengaku masih ada kekuarangan dari kerja sama komprehensif ini. Dirinya sadar istilah kerja sama komprehensif belum sepenuhnya dikenal hingga masyarakat tinggal bawah.

"Memang kerja sama ini belum dikenal luas. Namun kami terus berusaha keras untuk menginformasikan kerja sama komprehensif," ujar Marciel. "Untuk itu kami terus mengunjungi berbagai tempat. Seperti sekolah dan bahkan pesantren," lanjutnya.

Tidak lupa perwakilan AS di Indonesia tersebut mengatakan, akan meminta kalangan swasta dalam upaya memperkuat kerja sama komprehensif. Hal ini menurutnya dalam kerja sama di bidang pendidikan, bisnis serta kerja sama keamanan, maritim maupun kerja sama militer.

Terlepas dari segala keraguan dalam kerja sama ini,  Marciel melihat tidak ada resiko dalam hubungan kerja sama komprehensif ini. Seraya membenarkan pendapat Dino sebelumnya, Marciel menjelaskan butuh waktu lama untuk makin meningkatkan hubungan kedua negara.
(uky)

Begitulah keadaannya sekarang. Perlu diketahui bahwa setiap subjek dapat berubah dari waktu ke waktu, jadi pastikan Anda mengikuti berita terbaru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar