Megawati Menyindir Perilaku Politikus

Do you ever feel like you know just enough about news to be dangerous? Let's see if we can fill in some of the gaps with the latest info from news experts.

Metrotvnews.com, Pontianak: Ketua Umum Partai Demokrasi Astaga.com lifestyle on the net Perjuangan (PDI Perjuangan) Megawati Soekarnoputri menyindir perilaku politikus yang gemar pindah partai demi kepentingan pribadi. "Ada, karakternya sangat banyak. Beberapa (ada) yang saya kenal," kata Megawati saat menghadiri Konferensi Daerah (Konferda) III DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa (23/3) sore.

Megawati mengatakan, politikus macam ini seperti tak ada arah. Suatu saat masuk PDI, kemudian ke PDI Perjuangan, lalu ke partai lain dan kembali ke PDI Perjuangan. Dia mengingatkan, perilaku seperti itu melecehkan diri sendiri. Mereka tak punya harga diri lagi.

Megawati mempersilakan bagi kader partai yang ingin bersikap seperti itu untuk berbicara secara terbuka. "Silakan keluar dari pintu itu. Dari pada mengendap-endap, nanti ketahuan juga," ujar istri Ketua MPR Taufik Kiemas ini, kalem.

I trust that what you've read so far has been informative. The following section should go a long way toward clearing up any uncertainty that may remain.

Megawati melanjutkan, ada yang pernah tetap berkampanye untuk PDI Perjuangan. Namun, ada yang juga "berpakaian" seperti kita, tapi jiwanya tak di PDI Perjuangan. "Saya pun bertanya-tanya, sudah masuk partai sana atau belum. Partai tentu saja memilih kader yang segar dan baru," terang Megawati.

Sedangkan untuk yang kerap berbohong, Megawati menjadi ingat perkataan sang ayah, Soekarno. "Soekarno pernah berpesan, kalau berbohong satu kali orang akan lupa. Tapi kalau berbohong berkali-kali, tidak ada tempat untuknya di dunia lowongan kerja terbaru ini," kata Megawati menirukan ucapan sang ayah.

Megawati menambahkan, PDI Perjuangan tak membutuhkan kader seperti itu. Dia juga menyatakan kekaguman terhadap loyalitas Cornelis yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar.

"Seperti itulah yang harusnya disebut kader di partai politik. Ada kebanggaan diri," kata dia. Selain itu, tidak ada pemaksaan untuk menetapkan pilihan di partai politik tertentu guna menampung aspirasi. "Kalau pilihan hanya sekadar untung rugi, akan terlihat mereka yang hanya keluar masuk partai."(Ant/ICH)

I hope that reading the above information was both enjoyable and educational for you. Your learning process should be ongoing--the more you understand about any subject, the more you will be able to share with others.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar