Tiga Alasan PDIP Memecat Murdaya Poo

The following article presents the very latest information on news. If you have a particular interest in news, then this informative article is required reading.
VIVAnews - Kabar dipecatnya Ketua DPP PDIP Murdaya Poo dari kepengurusan DPP PDIP dan dari keanggotaannya di Fraksi PDIP DPR RI, terbilang cukup mengagetkan. Padahal selama ini Murdaya berperan sebagai penyandang dana atau donatur tetap bagi PDIP.

Momen pemecatan ini juga bertepatan dengan diisukannya nama Hartarti Murdaya yang notabene merupakan istri Murdaya Poo, sebagai penerima aliran dana Century. Hartarti Murdaya sendiri masuk ke dalam barisan tim sukses SBY, rival utama Megawati Soekarnoputri, dalam pemilihan presiden Juli 2009 kemarin.

Truthfully, the only difference between you and news experts is time. If you'll invest a little more time in reading, you'll be that much nearer to expert status when it comes to news.

"Dalam rapat DPP kemarin, dihasilkan tiga keputusan. Pertama, terkait keberpihakan Murdaya Poo dalam pilpres kemarin," ujar Sekjen PDIP, Pramono Anung, di Gedung DPR RI. Pramono menjelaskan, komisi disiplin partai melaporkan bahwa Murdaya tidak memberikan dukungan kepada calon presiden yang disepakati diusung oleh PDIP.

"Ia malah dicurigai mendukung calon lain," tandas Pramono yang juga Wakil Ketua DPR. Dengan demikian, kata Pramono, PDIP memberi sanksi berat kepada Murdaya berupa pemecatan.

Kedua, lanjut Pramono, posisi Murdaya di DPR akan segera di-PAW (Pergantian Antar-Waktu). Ia akan digantikan oleh Ikhsan Haryono, caleg daerah pemilihan Tangerang yang urutannya berada persis di bawah Murdaya.

"Ketiga, mulai saat ini Murdaya Poo dibebastugaskan dari seluruh kepengurusan PDIP," tegas Pramono. Sebelumnya, Pramono menepis dugaan bahwa dipecatnya Murdaya ini terkait dengan disebut-sebutnya sang istri, Hartarti Murdaya, sebagai penerima aliran dana Bank Century.

¢ VIVAnews
As your knowledge about news continues to grow, you will begin to see how news fits into the overall scheme of things. Knowing how something relates to the rest of the world is important too.

Mengapa Kans Golkar Besar Pimpin Angket

This article explains a few things about news, and if you're interested, then this is worth reading, because you can never tell what you don't know.
VIVAnews - Peluang Idrus Marham, Sekretaris Jenderal Golkar, menjadi Ketua Panitia Angket Century besar. Menurut Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santosa, Idrus merupakan figur yang bisa diterima semua pihak.

Selain itu, "relatif lebih older dalam segi pengetahuan tatakrama di DPR," ujar Priyo di Gedung DPR, Rabu 3 Desember 2009.

Idrus merupakan salah seorang dari enam calon anggota panitia angket dari Golkar. Lima lainnya, Ade Komarudin, Ibnu Munzir, Bambang Soesatyo, Agun Gunanjar Sudarsa, dan Melkias Markus Mekeng.

See how much you can learn about news when you take a little time to read a well-researched article? Don't miss out on the rest of this great information.

Menurut Priyo, kemungkinan besar Idrus bertarung dengan Gayus Lumbuun yang diajukan PDIP. Sementara Demokrat kemungkinan besar mendorong Golkar. "Demokrat juga saya dengar mengajukan nama tapi ya akan mendorong Golkar," ujarnya.

Beredar kabar, pertemuan partai koalisi nanti malam untuk memuluskan langkah Idrus. "Taruhlah itu benar kan tidak salah kan," kata Priyo.

Menurut Priyo, sah-sah saja kalau ada lobi-lobi dalam masalah tersebut. "Kami juga menghormati fraksi lain yang berkeinginan jadi ketua," ujarnya.

Menurut wakil ketua DPR itu, sampai saat ini fraksi lain buka kartu. "Bisa saja nanti PKS, PPP, PKB, PAN, Gerindra, dan Hanura berkeinginan," katanya.

¢ VIVAnews
Now you can be a confident expert on news. OK, maybe not an expert. But you should have something to bring to the table next time you join a discussion on news.